MAKALAH
DAMPAK
NEGATIF INTERNET BAGI REMAJA USIA SEKOLAH
Guna memenuhi tugas mata pelajaran TIK
Guru pembimbing
Dartun Eko, S.Kom
Disusun oleh
GILAR
MELINA SATYA NINGSIH (13)
NUR
ISNA AZIZAH (23)
Kelas
IX F
SMP NEGERI 1 SUMPIUH
TAHUN PELAJARAN 2014 2015
Alamat : Jalan Raya Timur Sumpiuh Telp (0282)497585
Email : smp1sumpiuh@telkom.com
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillahirabbil’alamin kami panjatkan kehadirat Allah SWT, kami telah menyelesaikan makalah yang berjudul "Dampak Negatif Internet Bagi Remaja Usia Sekolah". Makalah ini dibuat untuk menganalisis berbagai dampak positip dan negativ internet terhadap pelajar melalui metode pengamatan dan tinjauan pustaka. Harapan kami semoga makalah ini bisa bermanfaat dan menjadikan referensi bagi kita sehinga dapat mengantisipasi berbagai dampak positip dan negatip internet. Makalah yang kami buat ini tentunya masih banyak kekurangan, oleh karena itu kami mengharapkan saran dan masukan yang bersifat konstruktif demi kesempurnaan makalah ini.
Sumpiuh, 26 Maret 2015
Penyusun
DAFTAR
ISI
Halaman Judul………………………………………………………………….ii
Kata Pengantar…………………………………………………………………iii
Daftar Isi…………………………………………………………………………iv
Bab I.Pendahuluan……………………………………………………………..1
1.1. Latar Belakang……………………………………………………………..1
1.2. Tujuan Penulisan…………………………………………………………..1
1.3. Ruang Lingkup……………………………………………………………..1
1.4. Sumber Data ……………………………………………………………….2
1.5. Metode……………………………………………………………………….2
Bab II. Pembahasan dan Isi…………………………………………………….3
2.1. Internet dan perkembangannya…………………………………………...3
2.2. Dampak negatip internet terhadap pelajar……………………………….6
Bab III. Penutup………………………………………………………………….11
3.1. Simpulan ……………………………………………………………………11
3.2. Saran………………………………………………………………………...11
Daftar Pustaka……………………………………………………………………13
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latarbelakang
Dengan hadirnya
internet yang merupakan pengembangan teknologi komunikasi dan informasi, maka
semakin mudah mengakses berbagai informasi secara internasional. Internet
merupakan Interconnection Networking secara global karena merupakan jaringan
komputer dalam skala internasional. Internet merupakan salah satu sumber
belajar bagi pelajar, karena dengan menggunakan internet pelajar dapat
mengakses informasi-informasi secara cepat dan mudah. Bahkan berbagai sumber
informasi dari berbagai media dapat dimodifikasi melalui internet.
Perkembangan
teknologi yang semakin modern dan canggih ini bukan hanya memberi manfaat bagi
penggunanya tapi juga menimbulkan pengaruh yang negatif bagi penggunanya,
terutama bagi kalangan pelajar. Informasi-informasi atau situs-situs yang dapat
diakses dari internet ada yang bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan
tapi ada juga yang dapat merusak mental dari kalangan pelajar yaitu situs-situs
porno.
Dengan adanya
internet yang dapat mempengaruhi sisi baik dan sisi jelek dari pengguna
internet terutama dikalangan pelajar, maka dapat menarik perhatian kami untuk
melakukan penelitian ini, sekaligus menganalisis dampak positip dan dampak
negatip internet terhadap pelajar.
1.2. Tujuan Penulisan
1. Menambah pengetahuan tentang pengaruh internet terhadap penggunanya
2. Menambah pengetahuan tentang dampak positip dan negatip internet bagi pelajar.
1.3. Ruang Lingkup
Ruang lingkup
penulisan makalah ini adalah mencakup pengaruh atau dampak internet terhadap
penggunanya. Dampak yang ditimbulkan oleh internet terhadap pelajar dapat
bersifat positip dan dapat bersifat negatip. Antisipasi perlu dilakukan agar
pelajar tidak kecanduan internet.
1.4. Sumber Data
4.1. Tinjauan pustaka tentang pengertian dan sejarah internet
4.2. Pengamatan langsung terhadap perilaku pelajar sebagi pengguna internet
4.3. Tinjauan pustaka tentang dampak positip dan negatip internet terhadap pelajar.
1.5. Metode
Metode yang kami gunakan untuk penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
5.1. Tinjauan Pustaka
5.2. Pengamatan langsung
Kami mempergunakan metode ini dengan pertimbangan karena metode ini sangat relevan untuk penulisan makalah dampak positip dan negatip internet terhadap pelajar.
BAB II
PEMBAHASAN
DAN ISI
2.1. Internet dan perkembangannya
Internet
sendiri berasal dari kata International Networking, yang maksudnya adalah dua
komputer atau lebih yang saling berhubungan kemudian membentuk jaringan
komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia (internasional), yang saling
berinteraksi dan juga saling bertukar informasi.
Sedangkan
pengertian internet menurut segi ilmu pengetahuan, internet adalah sebuah
perpustakaan besar yang didalamnya terdapat jutaan (bahkan milyaran) informasi
atau data yang dapat berupa teks, grafik, audio maupun animasi dan lain lain
dalam bentuk media elektronik. Semua orang bisa berkunjung ke perpustakaan
tersebut kapan saja serta dari mana saja, jika dilihat dari segi komunikasi,
internet adalah sarana yang sangat efektif dan efesien untuk melakukan
pertukaran informasi jarak jauh maupun jarak dekat, seperti di dalam lingkungan
perkantoran, tempat pendidikan, atapun instansi terkait.
Pada
awalnya internet adalah suatu jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen
Amerika Serikat pada awal tahun 60 an, pada waktu itu mereka mendemonstrasikan
bagaimana dengan hardware dan software computer berbabis UNIX bisa melakukan
komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Dulunya
internet dikenal sebagai suatu wadah bagi para peneliti untuk saling bertukar
informasi yang kemudian dimanfaatkan oleh perusahaan komersil sebagai sarana
bisnis mereka, dan pada saat ini pengguna internet tersebar di seluruh dunia
telah mencapai jumlah lebih dari dua ratus lima puluh juta orang, dan jumlah
itu masih akan terus bertambah lagi.
Bertambahnya
jumlah pengguna akses internet tersebut memang sangat wajar sekali, saat ini
internet bukan hanya digunakan sebagai sarana komunikasi atau pun sarana
mencari informasi saja, tetapi juga telah digunakan sebagai sarana untuk
jejaring social seperti e-mail dan facebook serta kini digunakan untuk bisnis
mencari uang. Harga tarif akses internet pun saat ini juga telah lebih murah
jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. dan pengguna akses internet
pun bukan hanya orang yang berada di wilayah perkotaan saja, orang yang tinggal
di pedesaan pun juga dapat mengakses internet.
Quarterman dan
Mitchell membagi kegunaan internet dalam empat kategori, yaitu:
2.1.1. Internet
sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak
digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna
lainnya dari seluruh dunia.
2.1.2. Media
pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide
web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat
saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
2.1.3. Media untuk
mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www
sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
2.1.4. Fungsi
komunitas, internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna
internet dari seluruh dunia. Dalam komunitas ini pengguna internet dapat
berkomunikasi, mencari informasi, berbelanja, melakukan transaksi bisnis, dan
sebagainya. Karena sifat internet yang mirip dengan dunia kita sehari-hari,
maka internet sering disebut sebagai cyberspace atau virtual world (dunia
maya).
2.3. Dampak negatip
internet terhadap pelajar
Dampak Negatif
Penggunaan Internet secara umum adalah sebagai berikut :
2.3.1. Cybercrime
Adalah kejahatan yang
di lakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya yang bersifat.
• Melintasi batas
Negara
• Perbuatan dilakukan
secara illegal
• Kerugian sangat
besar
• Sulit pembuktian
secara hukum
Bentuk-bentuk
cybercrime sebagai berikut :
1. Hacking
Usaha
memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan
system jaringan.
2. Cracking
Usaha
memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau
menghancurkan file yang di simpan padap jaringan tersebut.
2.3.2. Pornografi
Anggapan
yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah.
Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun
merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi
program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat
di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa
mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
2.3.3. Violence And
Gore
Kekejaman
dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia
internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara
agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal
yang bersifat tabu.
2.3.4. Penipuan
Hal
ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan
penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi
informasi yang Anda
dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
2.3.5. Carding
Karena
sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan kartu
kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para
penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.
Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi
(yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan.
Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk
kepentingan kejahatan mereka.
2.3.6. Perjudian
Dampak
lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi
tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda
hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak
agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. Mengurangi sifat
sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada
bertemu secara langsung (face to face). Dari sifat sosial yang berubah dapat
mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.Kejahatan seperti
menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat
menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
Walaupun
banyak manfaat positif yang dapat diperoleh pelajar dari internet. Namun tidak
sedikit pula pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh internet.
Beberapa
berita melansir adanya penculikan anak atau kasus pelarian anak di bawah umur
yang masih berstatus pelajar yang berawal dari situs pertemanan atau jejaring
sosial facebook di internet. Sifat anak yang mudah percaya pada siapapun
memungkinkan terjadinya hal tersebut.
Pornografi
adalah pengaruh negatif internet lainnya. Banyak pelajar yang ditengarai sering
berkunjung ke situs-situs yang berisi gambar atau cerita porno. Hal ini tentu
saja merupakan situasi yang sangat memprihatinkan.
Kecanduan
permainan online yang melanda pada pelajar juga merupakan pengaruh
negatif internet. Kecanduan dan ketergantungan dapat membuat pelajar kehabisan
waktu dan energi untuk bermain. Akibatnya prestasi pelajar pun menurun.
Dampak
negatif internet pelajar yang makin hari semakin terasa memprihatinkan terutama
pornografi dan jejaring social facebook. Banyak yang tidak menyadari akan
pengaruh negatif internet khususnya facebook ini. Mungkin karena sudah
kecanduan dengan internet atau facebook. Tapi justru inilah yang berbahaya,
yang tidak disadari. Pengguna internet atau khususnya facebook di dominasi oleh
para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%.
Berikut ini dampak
negatip internet khususnya facebook bagi pelajar :
1. Tidak peduli
dengan lingkungan sekitarnya
Orang
yang terlalu asyik dengan dunia yang diciptakannya sendiri sehingga tidak
peduli dengan orang-orang disekitarnya. Hal ini sering dilakukan orang yang
kecanduan internet atau Facebook. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar,
dunianya berubah menjadi dunia internet atau facebook.
2. Minimnya
sosialisasi dengan lingkungan
Ini
dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain internet atau facebook. Ini
cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial pelajar. Mereka yang
seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak
menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya
yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal
pelajar menurun.
3. Boros
Akses
internet khususnya untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi
keuangan ( terlebih kalau akses dari warnet ). Dan biaya internet di Indonesia
yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah
banyak yg garatis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena
tidak produktif. Lain soal jika mereka menggunakannya untuk kepentingan bisnis.
4. Mengganggu
kesehatan
Terlalu
banyak melihat di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah
olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat
makan dan tidur tidak teratur. Obesitas ( kegemukan ), penyakit lambung (
pencernaan ), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin
terjadi.
5. Waktu belajar
berkurang
ini
sudah jelas, terlalu lama bermain internet atau facebook akan mengurangi jatah
waktu belajar si pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook
saat di sekolah.
6. Kurangnya perhatian
untuk keluarga
Keluarga
di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para
pecandu internet atau facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah
nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.
7. Tersebarnya data
pribadi
Beberapa
facebookers memberikan data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini
untuk orang yang baru kenal di internet hanya sebatas facebook saja. Mereka
tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di
internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack!
8. Mudah menemukan
sesuatu berbau pornografi dan sex
Mudah
sekali bagi para pecandu internet atau facebookers menemukan sesuatu yang
berbau porno dan sex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di
internet dan juga paling mudah ditemukan. nah, inilah fakta tidak dewasanya
pengguna intenet Indonesia. Di facebook akan sangat mudah menemukan grup sex,
grup tante kesepian, grup cewek bispak dsb.
9. Rawan terjadinya
perselisihan
Tidak
adanya kontrol dari pengelola jaringan internet atau khususnya facebook
terhadap para anggotanya dan ketidakdewasaan pengguna internet atau facebook
itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.
10. Rawan penipuan
Facebook
juga rawan terhadap penipuan seperti media media lainnya, Apalagi bagi anak
anak pelajar yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi si
penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat
menguntungkan. Belakangan penipuan via facebook kian merajalela.
BAB III
PENUTUP
3.1. Simpulan
Melihat
dampak negatif dan positif dari teknologi informasi dan komunikasi khususnya
Internet di atas, dapat disimpulkan bahwa bila dibandingkan dengan dampak
negatif maka dampak positifnya adalah jauh lebih banyak, jadi tidak mungkin
kalau sampai dilarang di Inonesia.
Internet
memberikan manfaat yang begitu besar bagi pelajar tetapi di lain pihak internet
menjadi suatu media informasi yang tidak mudah untukdi batasi. Berbagai macam
informasi dalam berbagai bentuk dan tujuan bercampur menjadi satu di mana untuk
mengaksesnya hanya perlu satu sentuhan jari saja. Berbagai informasi dengan
mudah didistribusikan kepada pemakai internet.
Terlepas
dari dampak yang mungkin akan timbul, internet tetap merupakan suatu teknologi
baru di bidang komputer dan komunikasi yang mampu memberikan berbagai kemudahan
bagi para pelajar. Dalam beberapa tahun ke depan dapat dipastikan bahwa
internet akan menjadi tulang punggung perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi.
3.2. Saran
Untuk
mengatasi atau lebih tepat mencegah dampak negatif terutama untuk pelajar atau
remaja adalah sebagai berikut :
1. Online block :
banyak dari pelayanan komersil, seperti American Online dan Prodigy mempunyai
mekanisme untuk mengakses daerah terlarang dan tidak tepat untuk anak-anak atau
pelajar. Jika anda
bergabung pada pelayanan online, akrabkan dengannya dan gunakan dengan
persetujuan. Khusus di Indonesia, Radnet – salah satu provider yang ada di
Indonesia memang telah memblokir majalah-majalah porno yang terdapat di
Internet seperti Playboy dan Penthouse.
2. Cheklist :
yakinkan bahwa anak-anak dan remaja tahu mana yang boleh dan tidak boleh.
Jangan pernah berikan informasi pribadi kepada orang asing. Jangan melakukan
pertemuan face to face dengan user yang lain tanpa persetujuan keluarga. Selalu
ingat bahwa anonimitas (ketakbernamaan) dari Net dapat membuat orang
menyembunyikan umur dan identitasnya.
3. Menunggu : tetaplah
nongkrong ketika anak-anak sedang melakukan sesuatu. Tanyakan favorit apa yang
mereka lihat, biarkan mereka mengajarkan pada Anda
beberapa ‘stroke’net. Jika Anda concern pada kegiatan anak pada online,
cobalah berbicara pada mereka tentang hal tersebut. Buatlah komputer menjadi
kegiatan keluarga sehingga dapat dinikmati dan didiskusikan bersama oleh
seluruh keluarga.
4. Lihatlah jam :
Perhatikan berapa yang harus dibayar ketika anak menghabiskan waktunya di
online. Banyak tagihan untuk BBS atau Online service. khususnya pada larut
malam, mungkin merupakan indikasi dari suatu masalah.
5. Special Software :
Pertimbangkan pembelian software pembersih seperti Surfwatch, yang mana akan
melindungi computer yang meload dari salah satu tempat access pada Internet
yang diketahui berisi hal-hal sexual. Suatu usaha untuk mencari halaman
Penthouse Web, sebagai contoh,menghasilkan tulisan di layar “Block by
Surfwatch”.
6. Anda
tidak sendiri : Persatuan orang tua dan guru di sekolah atau kelompok lainnya
yang concern terhadap masalah itu bersama- sama akan membawa kita ke tempat
dimana kita dapat bertukar pengalaman dan mendapatkan support dari orang yang
menghadapi masalah yang sama. Juga katakan pada tetangga, karena upaya Anda
akan sia-sia jika anak di seberang rumah tanpa batas.
